Jodoh Kopi dari Dapur Tetangga

Sebagai bagian dari menyeimbangkan aktivitas hidup, saya suka ngopi pagi atau sore. Ngopi sore, usai aktivitas rutin harian, mengembalikan saya pada kewarasan dan meluruskan kembali posisi otak yang sempat miring akibat berbagai problematika dunia kerja. Apalagi Kota Yogyakarta tercinta ini makin riuh dengan beragam coffeeshop. Membuat saya tidak perlu lagi khawatir kekurangan pilihan kopi kopi terbaik nusantara.

Menyeruput setiap tetes kafein hitam ini saja sudah cukup membuat saya bahagia. Faktor faktor lainnya bisa lah menambah. Misalnya siapa #temanngopi nya, se instagenic apa coffeeshop nya, dan apa #JodohKopi nya.

Saya mengenal #Jodohkopi ini awalnya dari akun warung kopi paling hits di Jogja, Klinik Kopi. Lama tak bertandang rupanya cangkir cangkir dari meja seduh, menemukan pendampingnya. Adalah Dapur Tetangga yang kerap kali disebut-sebut penyedia Jodoh Kopi.

Rupa rupa Jodoh Kopi dari Dapur Tetangga ini beragam sekali. Kala itu saya kebagian klappetaart dan apple crumble cake. Di hari lain, bisa saja mendapati ragam yang lain. Saya gak tau juga bagaimana menebak menu setiap harinya. Buat saya, biarlah menjadi misteri. Namanya juga Jodoh kan, sebagaimana jodoh hidup yang kerapkali misterius dan jadi surprise tersendiri saat menemukannya. #CurhatApaIni

Jodoh Kopi dari Dapur Tetangga ini solusi sekali.

Kenapa saya bilang begitu?

Karena Kopi adalah Koentji

A post shared by Aqida Shohiha (@aqied) on

Pertama, saya jadi gak perlu khawatir buat ngajak temen yang bukan peminum kopi. Jodoh Kopi di sini cocok untuk dinikmati dengan ataupun tanpa bersanding dengan kopi. Jadi gak alesan lagi kalo gak mau diajak ngopi, scroll in aja feeds nya Dapur Tetangga dan yang diajak bisa ngiler ngiler sendiri dengan foto foto jodoh kopi ini.

 

Sssssst, ini bisa juga buat strategi modus kamu.

 

Kedua,  Jodoh Kopi bisa dinikmati sembari menunggu nomor antrian kita dipanggil. Sudah diketahui bersama bukan, kalau makin hari, Klinik Kopi makin ramai hingga menerapkan nomor antrian. Jadi sebagaimana klinik, pasien yang akan menghadap meja seduh, kami diberi nomor antrian. Nah dengan adanya Jodoh Kopi, pengunjung bisa ngemil ngemil cantik di setiap area Klinik Kopi. Bisa di bagian lesehan ataupun area misbar alias gerimis bubar karena tak beratap.

 

Ketiga, tentu saja keberadaan Jodoh Kopi dari Dapur Tetangga ini bisa turut menyemarakkan feeds instagram kamu. Rupa rupa kue yang disajikan tak hanya lezat di lidah, namun indah pula dipandang. Manfaatkan dengan membidik lensa lensa kamera kamu pada jodoh jodoh kopi ini. Sandingkan pula dia dengan kopi favoritmu. Kehadiran keduanya buat saya meluruhkan lelah aktivitas seharian.

 

Keempat, dari Dapur Tetangga ini lah saya berkesempatan mendapat totebag dan voucher dalam rangka bagi bagi #rejekitetangga beberapa waktu lalu. Totebag ini juga bisa kamu beli di Klinik Kopi, bisa untuk kenang kenangan, atau juga untuk kamu oleh oleh kan ke si dia, siapa tau kamu gak cuma kebagian Jodoh Kopi, tapi malah jadi dapat Jodoh beneran.

 

So, selamat berburu jodoh…. #eh

 

maksudnya jodoh kopi.

 

6 thoughts on “Jodoh Kopi dari Dapur Tetangga

  1. Mau cari jodoh kopinya aja Mbak, hehe. Tar stroberinya itu menggoda pisan. Piring kembang-kembangnya juga unik. Ada kesan klasik Yogyakarta di sana. Kudu kemari nih nanti waktu di Yogya, hoho. Terima kasih rekomendasinya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *